Faedah Doa Ziarah Kubur dan Tata Cara Membaca Doa

Setiap makhluk hidup yang pernah hidup tentunya akan mati. Hal tersebut juga berlaku bagi manusia yang hidup di dunia. Tidak ada kata kekal bagi manusia yang hidup dan akan meninggal jika ajal telah menjemput. Ketika manusia meninggal, manusia tersebut harus dikubur dengan cara yang baik. Di dalam agama Islam, manusia yang akan dikubur harus dimandikan dan disholatkan terlebih dahulu. Jika kedua hal tersebut telah dilakukan, manusia yang telah meninggal tersebut dapat segera dikebumikan. Untuk mengenang kehidupan manusia yang meninggal tersebut, baik teman dan kerabat biasanya akan melakukan ziarah kubur untuk memberikan doa kepada manusia yang telah meninggal tersebut. Alunan ayat suci Al-Quran akan melantun bersamaan dengan doa ziarah kubur. Di dalam memanjatkan doa-doa tersebut, ada tata cara berdoa yang harus dilakukan. Hal tersebut sebagai bentuk hormat bagi manusia yang telah meninggal tersebut.

Faedah Doa Ziarah Kubur

Pemakaman Al Azhar Karawang merupakan salah satu pemakaman yang banyak dikunjungi oleh para peziarah. Jika kita perhatikan dengan seksama, para peziarah tersebut selalu melantunkan doa-doa untuk kebaikan jenazah yang terbaring kaku di atas tanah pemakaman. Doa yang dipanjatkan selama ziarah kubur tentunya memiliki faedah atau dampak bagi mereka yang berada di alam lain. Faedah dari doa ziarah kubur tersebut bahkan diajarkan oleh Rasulullah kepada para sahabatnya. Dari penjelasannya tersebut, kita dapat melihat seberapa besar faedah dari doa ziarah tersebut. Berikut ini merupakan faedah dari doa ziarah kubur yang patut untuk kita ketahui:

  • Manusia yang masih hidup dan yang telah meninggal disebut sebagai penduduk negeri atau ahlud diyar.
  • Setiap mukmin merupakan seorang muslim. Meskipun begitu tidak semua muslim merupakan seorang mukmin.
  • Kematian merupakan hal yang pasti.
  • Manusia yang meninggal merupakan kehendak Allah SWT dan manusia berkeinginan meninggal dengan iman dan amal.
  • Manusia diwajibkan untuk melakukan ziarah kubur dan berdoa kepada Allah SWT untuk meminta pengampunan atas doa yang dilakukan oleh manusia yang telah meninggal. Berdoa meminta untuk keselamatan dan keringanan atas siksa kubur yang akan dialami oleh orang yang meninggal tersebut.
  • Hikmah bagi manusia yang masih hidup adalah agar mereka mengingat akan kematian yang akan mereka hadapkan nantinya. Sedangkan bagi manusia yang telah meninggal, doa untuk mengurangi siksaan dan keselamatan merupakan hikmah yang dapat kita ketahui.
  • Ziarah kubur dapat dilakukan pada waktu yang diinginkan. Tidak ada waktu baik dalam ziarah kubur karena setiap waktu merupakan kesempatan yang baik untuk melakukan ziarah kubur.
  • Doa yang dipanjatkan oleh manusia yang masih hidup memiliki dampak yang luar biasa bagi manusia yang telah meninggal.
  • Berdoa ketika ziarah kubur lebih baik dilakukan dengan berdiri daripada menggunakan posisi duduk.
  • Bagi manusia yang melewati pemakaman sebaiknya membaca sebuah doa bagi orang-orang yang telah meninggal. Hal tersebut merupakan bentuk salam bagi para penghuni kubur.

Tata Cara Membaca Doa Ziarah Kubur

Dalam melakukan ziarah kubur, ada tata cara yang harus dilakukan oleh para peziarah. Hal tersebut juga berlaku ketika peziarah membaca doa ziarah kubur. Ada tata cara yang harus diterapkan untuk melantunkan doa-doa tersebut. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengucapkan salam ketika akan memasuki pemakaman. Setelah membaca salam, kita diharuskan membaca tawasulan. Tawasulan merupakan doa-doa yang harus kita panjatkan demi kebaikan para penghuni kubur. Kita dapat melantunkan surat Al-Baqarah dan surat Yasin untuk melengkapi doa ziarah kubur tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *